Wednesday, 10 August 2011

Doa Menjelang Lebaran

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tdk ada,
langsung aja ke TE...KA...PE...!

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tidak ada,
wahai direksi : waspadalah... waspadalah..

Ya Tuhan kalau ada THR segerakanlah,
Kalau tidak ada,
Ooo tidak bissa..

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tidak ada,
saya hanya bisa prihatin..

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tidak ada,
ya sudahlah....

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tdk ada,
tolong dicek lagi.. Mungkin salah baca kok gak diisi

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlahlah,
kalau tidak ada,
TER...LA..LU

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlahlah,
kalau tdk ada,
tolong isi pulsa mama, Mama lagi di kantor polisi...

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tidak ada,
jauhkanlah gosipnya...

Ya Tuhan, kalau ada THR segerakanlah,
kalau tidak ada,
tolong dibantu ya.. !
Bimsalabim jadi apa...Prok...Prok...Prok...

(dari berbagai sumber)

Monday, 25 July 2011

Kisah Cinta Penjual Buah & Penjual Sayur

Setelah sekian lama tenggelam dengan aktivitas yang lain, tiba-tiba seorang teman mencolek, "blognya sudah lama kok nggak ada tulisan baru lagi?" Eh, pagi-pagi kok nyasar dapat artikel menarik, mungkin ada beberapa teman yang belum membacanya jadi saya upload disini saja. Sumbernya dari sini.

Kisah cinta yang berawal dari pasar tradisonal akhirnya harus menemui jalan kandas. Demi sang pujaan hati si Penjual Buah menulis surat (maklum belum kenal sms, bbm, skype, email, dsb) tak ubahnya seperti puisi:

Duhai Pujaan hatiku,
WAJAHMU MEMANG MANGGIS,
WATAKMU JUGA MELON_KOLIS,
TAPI HATIKU NANAS KARENA CEMBURU,
SIRSAK NAPASKU,,,
HATIKU ANGGUR LEBUR,,,
INI DELIMA DALAM HIDUPKU,
MEMANG INI JUGA SALAK KU,
JARANG APEL DIMALAM MINGGU,
YA TUHAN,,,
MOHON BELIMBING-MU,,
KALO MEMANG PER_PISANG_AN INI YG TERBAIK UNTUKKU, SEMANGKA KAU BAHAGIA
DGN PIR-A LAIN…:
TIMUN JIKA DIRIMU MENDERITA
DUKU SELALU MENUNGGU
SAWO-NARA….”:’( :’(
Tertanda
DURIANTO

Tak lama kemudian…
Si penjual sayur pun membalasnya...
Kanda SAYANG,
MEMBALAS KENTANG SURATMU ITU,,,
BROKOLI2 SUDAH KUBILANG,
JANGAN TIAP DATENG RAMBUTAN MU SELALU KUCAI,,, JAGUNGMU GAK PERNAH DICUKUR.,
TIDAK PERNAH GOSOK GIGI HINGGA BAU PETE DAN JENGKOL
DISURUH DATENG MALAM MINGGU, EHH NONGOLNYA HARI LABU…
DITAMBAH KONDISI KEUANGANMU MAKIN HARI MAKIN PARE,,,
KALO MO NELPON AKU AJA MESTI KE WORTEL,,,CABEE DEHHHH……….!
TERUS TERONG AJA,
CINTAKU PADAMU SUDAH LAMA TOMAT… GUBIS BIS……..
JANGAN KANGKUNG AKU LAGI,
KAN KUBAWANG HIDUPKU SELEDRI
BYEM,
Tertanda
BUN CISILIA

Sunday, 8 May 2011

Malam Keakraban Fisika Brawijaya 2011

Sabtu 7 Mei 2011 ba'da Isya', saya dan helmy janjian untuk bertemu di kampus biru tercinta. Malam itu akan ada acara MAKRAB (Malam Keakraban) yang diadakan oleh teman-teman mahasiswa Fisika Universitas Brawijaya angkatan 2008-2010. Awalnya hendak ke rumah Pak Adi (Kajur Fisika Brawijaya), namun karena Pak Adi juga akan hadir di acara Makrab, akhirnya diputuskan untuk bertemu di kampus saja.

Acara diadakan di tempat parkir depan RF (Ruang Fisika) yang dulu terkenal dengan sebutan Hutan Fisika. Hutan Fisika tempat mengerjakan laporan ditemani nyamuk-nyamuk fisika. Hutan fisika tempat berkumpul, bercanda, bergosip menunggu kuliah atau praktikum. Hutan Fisika surga bagi perut-perut kelaparan, ada roti Pak To, es rumput laut Pak Ji, lalapan om Gondrong, Batagor juga cilok. Banyak cerita sedih, haru, bahagia terjadi di sini.

Kini, tanah lembab dan becek terpaving rapi. Nyamuk-nyamuk tlah pergi. Para pemanja perut pun angkat kaki. Hutan Fisika menjadi kandang kuda besi. Tersisa pohon-pohon yang masih bertahan berdiri menjadi saksi.

Acara dimulai dengan pembukaan dan sambutan-sambutan dari panitia, Kajur Fisika Pak Adi Susilo dan Pembantu Dekan III Pak Agung. Api unggun pun dinyalakan oleh Pak Agung dan Pak Adi sebagai tanda dibukanya acara Makrab. Berikutnya acara demi acara pun mengalir. Sampai akhirnya untuk menghangatkan suasana dilakukan nyanyi dan goyang bersama. Turut bergoyang Pak Adi, Pak Joko, Pak Arinto, Pak Didik dan juga Pak Jaydi.



Abg tua tingkahmu semakin gila
Kau menjerat semua wanita
Wanita yang ada di depan mata
Rayuanmu sungguh mempesona