Showing posts with label Sosialita. Show all posts
Showing posts with label Sosialita. Show all posts

Monday, 13 December 2010

Sehari Di Bumi Kartini

Alhamdulillah, sebulan yang lalu saya berkesempatan untuk jalan-jalan di "kota kartini" Jepara. Setelah sekian lama hanya berupa angan-angan, akhirnya bisa terwujudkan. Kebetulan disini ada seorang teman kuliah saya dulu di Malang. Silaturrahim sekaligus jalan-jalan.

Saya berangkat dari terminal Lebakbulus Jakarta Selatan dengan naik bis malam jam 16.30 WIB. Hampir saja saya tidak bisa berangkat karena bis ke arah Jepara sudah penuh semua. Ini karena hari itu menjelang Idul Adha, dimana banyak para perantau yang ingin pulang kampung. Untunglah setelah sedikit bernegoisasi dengan awak bus, akhirnya saya bisa mendapatkan jatah kursi tambahan di belakang. Jauh dari nyaman memang, tapi yang penting terangkut sampai ke Jepara. Perjalanan ditempuh sekitar 11 jam. Jam 4 pagi, saya akhirnya dapat menginjakkan kaki di Bumi Kartini untuk pertama kalinya.

Tempat tinggal teman saya ini adalah sentra industri kerajinan monel. Hampir di setiap rumah warga terdapat pajangan hasil karyanya masing-masing. Ada beragam bentuk yang bisa dipilih untuk cindera mata apabila berkunjung ke sini, seperti gelang, kalung, cincin dan bross. Soal harga, jelas lebih miring daripada di mall. Biasanya pada hari-hari libur banyak rombongan yang datang kemari. Kalau sudah begitu, warga disini bisa meraup untung besar.


beberapa contoh kerajinan monel

Ada sesuatu yang unik ketika saya disini. Saya sangat tertarik melihat rumah-rumah warga disini, yang berbeda dengan rumah-rumah di daerah saya di malang. Ada hiasan antik di "wuwungan" rumah-rumah mereka. Bentuknya seperti bagian kepala dalam dunia pewayangan. Tapi apakah memang itu dan apa makna dibaliknya, saya kurang paham.


wuwungan rumah

Malam harinya saya diajak ke Pasar Kalinyamatan yang tidak terlalu jauh dari rumah teman saya. Suasana malam disini cukup ramai. Terdapat penjual makanan, pakaian dan juga berbagai permainan anak-anak yang kata teman saya sekali bayar boleh bermain sepuasnya. Untuk teman berkeliling saya mampir dulu beli tempura. Puas berkeliling pasar kalinyamatan jadi haus, minumnya susu soda. Tak terasa jam sudah pukul 10 malam, kamipun bergegas pulang untuk segera beristirahat.



waktunya memanjakan lidah

Thursday, 4 November 2010

Idul Adha 1431 H

Sebentar lagi kita akan menyongsong hari besar dan hari bersejarah dalam islam, yaitu Idul Adha atau Idul Qurban tahun 1431 Hijriyah. Sebagaimana lazim kita ketahui bersama, ada ibadah khusus yang hanya bisa dilakukan setahun sekali dan dilakukan pada bulan Dzulhijjah dalam sistem tahun Qomariyah yaitu Ibadah Haji ke Makkah Al-Mukarromah. Sedangkan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan (Sunnah Muakadah) adalah berqurban.

Qurban menurut para ulama' berasal dari kata Qorib yang artinya dekat. Jadi berqurban adalah salah satu bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt yang dilakukan dengan cara menyembelih hewan qurban seperti kambing, sapi atau unta yang dilakukan pada tanggal 10 - 13 Dzulhijjah. Tuntunan ini berasal dari sejarah Nabi Ibrahim dengan Nabi Ismail. Diriwayatkan, bahwa Allah menagih janji yang pernah terucap oleh Nabi Ibrahim secara tidak sengaja yang bersedia mengorbankan apa saja bahkan anak sendiri kalau memang diminta hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Namun, dalam pelaksanaannya Allah mengganti Nabi Ismail dengan seekor kambing yang gemuk dan sehat sebagai qurban.

16 tahun yang lalu, ketika saya masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, itulah awal mula saya mulai mengenal qurban. Setiap hari jumat setiap siswa diminta menyisihkan sebagian uang saku untuk dikumpulkan sebagai uang untuk membeli hewan qurban. Kegiatan ini dilakukan per kelas. Pada saat hari Raya Idul Qurban, uang yang terkumpul dibelikan kambing. Untuk kelas-kelas yang jumlah uangnya kurang, maka akan digabungkan dengan kelas yang lain sehingga cukup untuk mendapatkan hewan qurban.

Alhamdulillah, semangat berqurban yang ditanamkan oleh Bapak dan Ibu guru di Madrasah Tsanawiyah 16 tahun yang lalu dapat saya pertahankan hingga sekarang, dan mudah-mudahan akan terus berlanjut sampai nanti. Amiin. Saudara-saudariku seiman, sudahkah anda berqurban tahun ini?

Thursday, 15 July 2010

Kemeriahan Reuni MIPA UB 2010

10 Juli 2010 jam 09.00 pagi, lapangan volley MIPA UB tampak beda. Tenda biru tampak berdiri megah mengitari lapangan. Di sisi timur terdapat sebuah panggung yang menghadap ke arah Hutan MIPA. Terdapat seperangkat gamelan lengkap disana, dengan latar belakang sebuah tulisan :

Reuni Akbar FMIPA UB 2010
"Dulu Sersan kini SMS"
Dulu Serius Tapi Santai, Kini Santai Menuju Sukses


Ya, pagi itu diadakan acara reuni akbar alumni MIPA Universitas Brawijaya. Masing-masing alumni dari tiap jurusan menempati tempat sesuai jurusannya. Ada barisan Pasca Sarjana, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, DIII MITEK dan Ilmu Komputer. Teman-teman Fisika 2001 yang datang antara lain : Affan, Oman, Martin, Bambang, Abqori, Hafiz, Rama, Ana dan Roya.


Acara dibuka dengan suguhan tari dari salah satu anggota seni tari Fakultas MIPA. Kemudian dilanjut dengan beberapa sambutan. Untuk mencairkan suasana, acara diisi pula dengan beberapa permainan seperti lomba Joget Balon dan Lomba Bakiak. Hari itu Fisika menjadi jawara dengan memenangi kedua lomba tersebut. Saya yang berduet dengan Pak Teddy (angkatan '91 kalo tidak salah) memenangkan lomba Joget Balon sementara Martin dkk memenangi lomba balap bakiak.



Menjelang tengah hari, acara yang ditunggu-tunggu dimulai. Makan-makan.... Beberapa menu yang tersedia siomay, sate ayam, nasi rawon dan bakso. Wah, teman-teman antusias sekali hehehe....



Setelah ishoma acara diteruskan dengan reuni per jurusan. Dari Fisika, kami berkumpul di ruang RF 1. Kumpul-kumpulnya lesehan. Sambil ditemani beberapa kue dan minuman, acara ngobrol-ngobrolnya berjalan hangat dan penuh canda. Tak terasa waktu dua jam terasa begitu cepat. Jam 3 sore kami berkumpul lagi di lapangan volley. Acaranya adalah penutupan sekaligus pembagian hadiah dan doorprize. Lumayan saya dapat hadiah kaos acara reuni akbar ini karena menang lomba Joget Balon.



Friday, 9 July 2010

Reuni Akbar MTsN Malang I

Akan ada acara reuni untuk para alumni MTsN Malang I. Berikut pesan yang saya terima.

Bismillahirohmannirrohim..

Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillah, setelah sekian lama berdiskusi dan saling share dengan pihak MTsN Malang I, akhirnya saat ini kami bisa sampaikan bahwa, Reuni Akbar MTsN Malang I dilaksanakan pada :

Hari : Sabtu, 24 Juli 2010
Waktu : 07.00 – 10.00
Acara : Pengakraban

dan

Hari : Minggu, 25 Juli 2010
Waktu : 09.00 – Selesai
Acara : Puncak Acara



Terkait dengan acara Reuni Akbar ini, kami beri daftar koordinator angkatan alumni MTsN Malang I.

92
93
94
95
96 arif furqon
97
98
99
00 evi
01 malik
02 primi
03 kiky
04 lanang / yuke
05 wafi
06 tandia
07 nora / risang / dita
08 a'am
09 sinti

Untuk alumni MTsN Malang I angkatan 92-95 dan angkatan 97-99 mohon membentuk koordinator angkatan dan menginformasikannya dengan menghubungi bagian kesekretariatan, TANDIA-085755566226 (angkatan 2006)


Next >>>>>>>

Bagi teman-teman yang sekiranya sudah berpenghasilan dan bersedia menyisihkan sebagian rezekinya untuk membatu pelaksanaan acara ini, teman2 bisa langsung menghubungi bagian Danus untuk saling berkomunikasi, dan teman-teman bisa langsung menghubungi NININ-08563557080 (angkatan 2006).


Jika ada yang ingin ditanyakan dan diinformasikan bisa langsung wall di grub ini. Dan bisa juga menghubungi bagian humas yaitu UMAR-085646324661 (angkatan 2005) / ketua pelaksana yani-081228999332 (angkatan 2005).

tolong di sebarkan ke temen2 yang lain juga ya...
tx.

Wss. Wr. Wb

Saturday, 3 July 2010

Reuni Akbar MIPA 2010

Tanggal 10 Juli 2010 nanti, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya akan mengadakan event akbar yaitu Temu Alumni dari angkatan 1987 sampai dengan 2006. Tema yang diusung pada acara kali ini adalah "Santai Menuju Sukses (SMS)". Acara akan diadakan di Lapangan Volley MIPA. Untuk mencairkan suasana, maka konsep acara akan dibuat seperti pesta kebun, sehingga para peserta reuni diharapkan akan dapat membaur dan semakin akrab satu sama lain.

Menurut jadwal dari panitia, kegiatan akan dimulai pada jam 08.30 WIB. Kegiatan akan dibuka dengan welcome dance dari Jurusan Fisika (wesss.. fisika punya penari lo sekarang! keren!!!). Acara juga dilengkapi dengan bazar, dimana para alumni juga dapat berpartisipasi mengisi stand-stand yang sudah disiapkan panitia.

Khusus untuk para alumni Jurusan Fisika, Pak Adi Susilo Kajur Fisika mengundang secara khusus untuk berkumpul di Jurusan Fisika setelah acara di Fakultas selesai. Selain menginformasikan lewat milis alumni fisika, Pak Adi bahkan secara khusus mengirimkan sms undangan kepada para alumni. Bagi yang belum di sms, mungkin nomor HPnya belum tersimpan di Pak Adi.

Untuk informasi lebih lengkap dan sekaligus konfirmasi kedatangan pada acara reuni silakan kunjungi link ini. Semoga acara berjalan lancar dan sukses .

Tuesday, 9 March 2010

Kawan Lama

Roda waktu terus berputar. Tak terasa perubahan tlah terjadi dimana-mana. Bahkan kita pun ikut mengalami perubahan-perubahan itu. Walaupun terkadang tidak kita sadari.

Alhamdulilah, saya berkesempatan bersilaturahim dengan beberapa orang teman yang sudah hampir 4-5 tahun tidak pernah bertemu. Banyak perubahan yang terjadi dengan mereka. Sudah berkeluarga, ada si junior dan juga kegiatan sehari-harinya yang menarik.

Sholikin, dia adalah senior saya waktu di bangku kuliah. Banyak hal yang saya dapat dan pelajari darinya waktu kuliah dulu. Saya terakhir ketemu sekitar 2004 - 2005. Sekarang dia berbisnis Bakso Solo di kota minyak Balikpapan.



Abror, teman senasib waktu masih kuliah dulu. Teman dekat yang sangat baik, dan merupakan sumber inspirasi dari semangatnya untuk hidup mandiri. Kini sudah menjadi seorang enterprenuer yang bisa dibilang sukses. Bangga sekali punya teman seperti dia.




Kalau yang satu ini adalah seorang ibu rumah tangga. Banyak aktifitas kuliah yang kami lakukan bersama, karena kebetulan kami di konsentrasi yang sama. Baik kegiatan di kampus, maupun aktifitas di lapangan. Teman yang sangat seru.



Kini, mereka telah berkeluarga dan memiliki seorang anak. Bahagia sekali bisa singgah untuk menyaksikan senyum mereka lagi walau hanya beberapa saat saja. Semoga Allah menjadikan kalian keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah kawan.

Tuesday, 9 February 2010

Ziarah Wali

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan untuk berziarah ke makam wali yang ada di Gresik. Ada dua makam yang saya kunjungi, yaitu makam Sunan Giri dan makam Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik. Mereka adalah sebagian dari anggota "Wali Songo" atau Wali Sembilan.

Wali Songo adalah kelompok para Ulama yang sangat berjasa besar dalam penyebaran agama islam khususnya di Pulau Jawa. Sesuai dengan namanya maka terdapat sembilan orang ulama, yaitu :
  1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)
  2. Sunan Ampel
  3. Sunan Giri
  4. Sunan Bonang
  5. Sunan Drajat
  6. Sunan Kudus
  7. Sunan Kalijaga
  8. Sunan Muria
  9. Sunan Gunung Jati
Ziarah saya awali dengan ke makam Sunan Giri. Lokasinya seperti di atas bukit. Jadi kita harus naik beberapa anak tangga yang di kanan dan kirinya adalah kompleks makam. Disepanjang tangga dimanfaatkan pula oleh para pedagang untuk menggelar dagangan sebagai oleh-oleh para peziarah. Ada macam-macam barang, seperti pakaian batik, perlengkapan sholat dan makanan khas giri (Gresik).



Hari itu peziarah sangat ramai, mungkin karena hari libur atau memang setiap hari ramai seperti itu saya kurang paham. Makam Sunan Giri sendiri berada dalam sebuah bangunan persegi berdinding ukiran kayu dengan pintu kecil di depan. Saya harus antri untuk bisa masuk ke dalam agar bisa mendekat ke makam sang sunan. Saking ramainya peziarah, di dalam terasa pengap sehingga saya tidak bisa berlama-lama sekaligus memberi kesempatan pada para peziarah yang lain.



Berikutnya perjalanan saya lanjutkan ke makam Sunan Gresik atau terkenal dengan Maulana Malik Ibrahim. Tidak jauh beda dengan di giri, suasana disini juga penuh para peziarah. Alhamdulilah setelah mengambil wudhu, dan mencari tempat akhirnya saya bisa mendapatkan tempat di dekat makam Sunan Gresik. Disini lebih enak daripada di giri, karena makam berada di tempat terbuka, sehingga angin bisa leluasa bertiup. Di kompleks makam Sunan Gresik juga terdapat makam Bupati Gresik yang pertama yaitu Kyai Toemenggoeng Poespo Negoro I.



Alhamdulilah akhirnya perjalanan ziarah kali ini berjalan dengan lancar. Walaupun hanya dua orang wali Allah yang dapat saya ziarahi, mudah-mudahan dilain kesempatan saya bisa berziarah ke wali-wali Allah yang lain. Semoga Allah swt senantiasa melimpahkan kebaikan bagi mereka semua. Amiin.

Monday, 13 July 2009

Durian si Buah Berduri

Siapa sih yang tak kenal dengan buah yang satu ini? Kulitnya pernuh dengan duri, aromanya sangat menyengat. Bahkan dari jarak 100 meter pun keberadaannya bisa teridentifikasi. Bagi penyuka durian, aroma buah ini saja sudah terasa sangat enak sekali, apalagi buahnya. Tapi tidak bagi yang anti, mereka akan merasa mual.

Beruntung sekali, lokasi pekerjaan saya saat ini berada di daerah penghasil durian. Dan lebih beruntung lagi karena saat ini sedang musim durian. Hampir tiap kali ada kapal yang datang dari darat, pasti membawa "si duri manis" ini.

Harga durian disini sangat murah sekali. Sangat jauh bila dibandingkan dengan harga di tempat saya. Kalau di Malang satu buah bisa 20 ribu atau lebih tergantung besar kecilnya, tapi disini dengan uang yang sama kita bisa membawa pulang sekarung durian. Wow... Murah kan?

Durian di sini manis-manis. Semuanya masak di pohon, dan hanya diambil jika sudah jatuh. Ini berbeda dengan di tempat saya. Rata-rata masaknya karena diperam (diberi karbit sewaktu buah masih muda), sehingga rasa manisnya kurang.

Tapi awas, kalau makan durian jangan banyak-banyak, karena bisa bikin kepala pusing. Setelah mencari-cari di "mbah google", ternyata durian mengandung alkohol. Kandungan lainnya adalah karbohidrat, lemak tak jenuh, kalsium, zat besi, vitamin A dan vitamin C. Bagi penderita hipertensi agar menjauhi buah ini, bukan karena kandungan lemak tak jenuhnya yang relatif aman, tapi lebih disebabkan oleh kandungan alkoholnya.

Ibu hamil juga tidak dibolehkan makan durian. Hal ini karena durian mengandung gas. Sehingga apabila mengonsumsi durian, gas dalam perut akan dapat menimbulkan kontraksi. Tips bagi yang suka makan durian adalah, perbanyak minum air putih sesudah makan durian guna menetralisir kembali tubuh kita.

Wednesday, 8 July 2009

Penyontreng Pertama di Indonesia

Rabu, 8 Juli 2009 kemarin, adalah hari yang takkan terlupakan oleh seluruh bangsa Indonesia. Pada hari itulah pemimpin bangsa ini dipilih untuk memimpin hingga lima tahun kedepan. Ada tiga kandidat yang bertarung, yaitu Megawati-Prabowo, SBY-Budiono dan JK-Wiranto.

Bagi saya, tanggal 8 Juli 2009 juga akan menjadi kenangan yang takkan terlupakan. Inilah pengalaman bersejarah dalam hidup saya. Kenapa dan ada apa?

Tanggal 8 Juli 2009 jam 07.15 WIT saya bersama beberapa teman di kapal melakukan pencontrengan. TPS didirikan di tengah kapal. Sambil diayun ombak lautan, kami ikut berpartisipasi dalam menentukan pemimpin bangsa ini lima kahun kedepan.

Di saat saudara-saudara kami di belahan barat Indonesia masih terlelap tidur, kami telah ikut ambil bagian menentukan nasib bangsa ini. Kami adalah penyontreng pertama di Indonesia.

Siapapun pemimpin yang terpilih nantinya, semoga bisa membawa kehidupan yang lebih baik bagi Bangsa Indonesia yang kita cintai ini.

Monday, 6 July 2009

Selamat Jalan Teman Tunisiaku

Beberapa hari yang lalu akhirnya kami pun berpisah. Dia harus kembali ke Tunisia. Setelah selama beberapa minggu tinggal di Indonesia (Papua).

Tunisia adalah sebuah negara yang terletak di Benua Afrika bagian utara. Sebelah utara dan timur berbatasan dengan laut mediterania, sebelah tenggara berbatasan dengan Libya dan sebelah barat dengan Algeria.

Mayoritas penduduk Tunisia adalah muslim, begitu pula dengan teman saya ini. Tunisia dahulu adalah jajahan Prancis, dan baru merdeka pada tahun 1956. Masyarakat Tunisia menggunakan tiga macam bahasa dalam kesehariannya, yaitu Bahasa Arab, Perancis dan Inggris.

Teman saya sering bercerita tentang negaranya. Dan kami pun sering membanding-bandingkan bagaimana kondisi di Tunisia dengan di Indonesia.

Dia pernah bercerita tentang susahnya hidup di Tunisia karena memiliki empat musim dengan empat karakter yang berbeda dan dengan penyakit yang berbeda-beda pula di setiap musimnya. Suatu hari dia juga mengeluh, betapa beratnya syarat untuk bisa menikah di sana, yaitu minimal harus sudah punya rumah dan mobil sendiri, dan seandainya terjadi perceraian maka seluruh harta yang ada menjadi hak istri. Sehingga sampai sekarang (umur 35 tahun) dia masih belum juga menikah.

Dia sangat senang tinggal di Indonesia. Dengan hanya dua musim yang perubahannya tidak sedrastis di Tunisia, hidup akan terasa lebih mudah. Dia juga terkesan dengan keramahan orang-orang indonesia. Sebelum pulang, dia selalu berharap bisa kembali ke Indonesia, dan ingin merasakan suasana Ramadhan di Indonesia.

Ma'as Salamah ya akhi... mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi.


Monday, 25 May 2009

Malang Tempo Doeloe

Tanggal 21 - 24 Mei 2009, Malang memutar balik mesin waktunya kembali ke zaman kolonial penjajahan. Sisi-sisi kehidupan masa itu berusaha ditampilkan. Nuansa desa, jauh dari sentuhan teknologi tingkat tinggi, adat dan budaya gotong royong serta kesederhanaan merupakan hal-hal yang berusaha untuk dimunculkan lagi ke permukaan.

Festival Malang Kembali IV 2009, itulah judul acara yang dihelat di Kota Malang selama 4 hari. Dengan mengambil lokasi di sepanjang Boulevard Jalan Ijen yang merupakan salah satu "icon" Kota Malang, perhelatan akbar tahunan yang mulai diadakan tahun 2006 ini digelar untuk keempat kalinya.

Jalan Ijen pun ditutup selama acara dilangsungkan. Mulai dari perempatan bundaran Ijen di selatan sampai Simpang Balapan di utara. Stan-stan didirikan di kiri kanan sepanjang Jalan Ijen. Di beberapa titik bahkan didirikan panggung hiburan rakyat seperti di depan museum yang digelar wayang, dan di depan gereja pertigaan Jalan Pahlawan Trip digelar kesenian Ludruk.



Antusiasme warga terhadap acara ini sangat besar. Acara yang dimulai dari pagi jam 10 sampai malam tak pernah sepi pengunjung. Padahal Malang diguyur hujan setiap hari.



Para pengunjung pun tak mau kalah dengan para panitia dan penjaga stan. Mereka juga berdandan dan menyesuaikan diri dengan tema acara. Kebaya, jarik, batik, Baju lurik dengan kaos dalam putih dan udeng atau blangkon untuk tutup kepala, celana angkong, seragam PETA, merupakan beragam pilihan yang dikenakan oleh orang-orang yang berada di acara ini. Beragam makanan yang sekarang sangat sulit ditemukan pun berada disana, seperti gulali, arbanat, ketan bubuk, cenil, lupis dan masih banyak lagi.



Sayangnya acara seperti ini juga dimanfaatkan oleh tangan-tangan jahil untuk mencari keuntungan pribadi. Mereka memanfaatkan keramaian dan kelengahan pengunjung untuk mengambil apa yang bukan menjadi haknya. Seperti tas ini salah satu korbannya. Walaupun ternyata dia tidak menemukan apa yang dicari-carinya.

Saturday, 2 May 2009

2009 Hidup Tanpa Sinyal...?

Handphone sudah bisa dikategorikan kebutuhan primer masyarakat sekarang. Tak perlu memandang status sosial, semua sudah bisa menikmati kecanggihan teknologi abad 21 ini. Tapi bagaimana bila tiba-tiba kita tidak bisa menggunakan Handphone lagi karena tidak ada sinyal?

Hal inilah yang saya alami saat ini. Selama satu setengah bulan terkucilkan dari dunia luar. Tidak ada sinyal. Hidup di tengah lautan, di atas kapal, berteman ombak dan badai. Secanggih apapun Handphone, tidak ada gunanya. GPRS, 3G, HSDPA tak berkutik. SMS dan telpon hanya ada dalam mimpi dan angan.

Serasa kembali ke tahun 80an. Hidup tanpa sinyal. Bisakah?